Pemeliharaan Server Rutin Dalam Waktu Yang Singkat

Pemeliharaan server, sesuai dengan namanya, melibatkan pemeliharaan server. Baik dedicated server ataupun colocation server khusus yang diperbarui dan dijalankan agar jaringan komputer dapat berjalan dengan lancar. Biasanya, administrator jaringan akan ditugaskan untuk pekerjaan pemeliharaan server. Ini berarti bahwa administrator jaringan harus secara teratur meninjau kinerja server dan protokol cadangan serta mengidentifikasi potensi risiko keamanan TI. Selain itu, administrator akan memastikan utilitas pemantauan sistem otomatis diinstal dan dikonfigurasi dengan benar.

Dalam beberapa kasus, jika pemeliharaan tidak dijadwalkan dan dilakukan pada jaringan komputer (terlepas dari apakah jaringan itu kecil atau besar), perangkat lunak aplikasi tidak akan berjalan seperti yang diharapkan. Untuk perluasan tertentu, jaringan bahkan mungkin mengalami kegagalan jaringan total (atau sebagian) tanpa perawatan yang tepat.

Rutinitas Sebenarnya
Server bersenandung sepanjang 24/7/365, tetapi seperti mesin apa pun, server memang membutuhkan pemeliharaan. Untuk menjaga jaringan komputer bisnis Anda dalam kondisi optimal, Anda perlu melakukan audit server secara teratur, pemasangan patch, dan diagnostik. Berikut adalah daftar periksa untuk Anda perhatikan.

1. Verifikasi ketersediaan sistem cadangan Anda
Pastikan solusi pencadangan Anda berfungsi sebelum Anda membuat perubahan apa pun pada sistem produksi Anda. Anda dapat menjalankan beberapa pemulihan uji sebelum penghapusan data penting dan memastikan bahwa Anda telah memilih lokasi pencadangan yang tepat.

2. Periksa penggunaan disk
Pastikan sistem Anda bebas dari perangkat lunak lama karena perangkat lunak lama membatasi masalah keamanan. Faktanya, jejak data yang lebih kecil berarti pemulihan yang lebih cepat.

3. Tetap perbarui Panel Kontrol Anda
Menjaga Panel Kontrol Anda adalah salah satu hal penting dalam daftar periksa perawatan Anda. Terkadang, memperbarui Panel Kontrol tidak hanya berarti memperbarui panel kontrol itu sendiri, tetapi juga perangkat lunak yang dikontrolnya.

4. Periksa pembaruan aplikasi
Aplikasi web menyumbang lebih dari 95% dari semua pelanggaran keamanan.

5. Periksa alat manajemen jarak jauh
Pastikan untuk memeriksa alat manajemen jarak jauh Anda (untuk melihat apakah itu berfungsi dengan baik) jika server Anda berada di lokasi yang sama atau dengan penyedia server khusus.

6. Periksa kesalahan perangkat keras
Seperti judulnya, tinjauan rutin untuk tanda-tanda masalah perangkat keras adalah bagian dari pemeliharaan. Sinyal seperti pemberitahuan overheating, kesalahan pembacaan disk, kegagalan jaringan bisa menjadi indikator awal potensi kesalahan perangkat keras.

7. Periksa pemanfaatan server
Lakukan tinjauan rutin pada disk server Anda, CPU, RAM, dan pemanfaatan jaringan. Tinjauan reguler akan memberi tahu apakah Anda mendekati batas (Anda mungkin perlu berencana untuk menambahkan sumber daya ke server Anda atau bermigrasi ke yang baru).

8. Periksa keamanan sistem
Audit keamanan berkala berfungsi sebagai pemeriksaan konfigurasi sistem, dan potensi risiko keamanan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *